Blog

Jangan Salah Ambil Tes TOEFL! Ini Bedanya TOEFL ITP vs IBT

Uncategorized

Jangan Salah Ambil Tes TOEFL! Ini Bedanya TOEFL ITP vs IBT

Tes Toefl – Terlalu fokus mempersiapkan tes Toefl, jangan sampai kamu salah ambil jenis tes TOEFL ya Glos. Ternyata tes TOEFL sendiri terdiri dari dua jenis tes yang berbeda. Setiap jenis tes akan disesuaikan dengan keterampilan dan kompetensi bahasa inggris yang berbeda. Untuk itu, sebelum mengambil tes, kamu harus mengetahui jenis-jenis tes TOEFL lalu kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu. Nah yuk simak penjelasan jenis-jenis tes TOEFL dan perbedaannya:

Jenis-jenis Tes TOEFL

Terdapat dua versi TOEFL, yaitu TOEFL versi iBT atau Internet Based Version dan TOEFL ITP, atau Institutional Testing Program. Sebelum masuk ke penjelasan perbedaan diantara keduanya, sebenarnya jenis TOEFL yang resmi diterima oleh lembaga internasional adalah jenis TOEFL resmi. Apa saja jenisnya? Pada mulanya TOEFL resmi terbagi menjadi beberapa jenis tes yaitu IBT (Internet Based Test), CBT (Computer Based Test), dan PBT (Paper Based Test). Namun sekarang dikerucutkan hanya TOEFL IBT yang menjadi satu-satunya TOEFL resmi.

TOEFL IBT, sesuai singkatannya internet based test adalah tes TOEFL yang dilakukan menggunakan media komputer dan internet. Sehingga dilakukan secara daring. Karena lebih modern menggunakan internet, jenis tes ini sering digunakan oleh beberapa lembaga seperti universitas.

Namun tidak dipungkiri, jenis TOEFL ITP juga masih digunakan. TOEFL ITP adalah tes TOEFL yang dilakukan secara tradisional dengan menggunakan kertas. Walau masih tradisional, namun tes ini tetap masih digunakan hingga saat ini.

TOEFL iBT vs TOEFL ITP?

Tidak hanya pada cara atau sistem tes yang berbeda, ternyata ada perbedaan lain antara TOEFL iBT dan TOEFL ITP. Apa saja? Simak perbedaannya:

1. Skor Hasil Tes TOEFL

Pasti kalian berpikir kalau skor TOEFL di atas 600 artinya mendapat skor tinggi dalam TOEFL. Eits, jangan salah! Pada TOEFL IBT memiliki skor maksimum pada angka 120 loh. Baru pada TOEFL ITP memliki skor maksimum 677 poin.

2. Level kompetensi yang diujikan

Skor maksimum yang berbeda antara kedua jenis tes ini disebabkan karena kompetensi yang diujikan berbeda sehingga memengaruhi skor maksimum. Pada TOEFL IBT, kompetensi yang diujikan lebih lengkap daripada jenis ujian lainnya. Dibagi menjadi 4 segmen soal yaitu reading, listening, speaking, dan writing. Masing-masing maksimum skornya 30. Sehingga jika dijumlahkan akan bertemu skor maksimum 120 poin. Empat segmen soal dikerjakan dalam waktu kurang lebih 4 – 5 jam lamanya.

TOEFL IBT lebih menekankan pada kemampuan bahasa inggris secara umum, bukan grammar dan structure. Sehingga kalian memiliki basic grammar yang baik dapat dikatakan mampu meraih nilai yang cukup baik. Meskipun TOEFL ITP tidak diakui secara internasional, tetapi tes yang diujikan tetap berstandar internasional. English skill yang diujikan adalah Listening, Structure & Written Expression, dan Reading dengan total waktu pengerjaan tes antara 90 – 120 menit.

Baca: Materi TOEFL LISTENING berbasis FILM GRATIS!

Berbeda dengan TOEFL ITP yang banyak orang bilang tidak terlalu menantang. Model belajarnya seperti belajar untuk tes masuk perguruan tinggi. Banyak latihan soalnya agar mampu mengetahui pola dan karakteristik soal yang sering keluar. Kamu bisa belajar soal-soal TOEFL ITP melalui latihan soal pada buku-buku persiapan TOEFL ITP. Kamu bisa mendapatkan dengan harga terjangkau melalui GLOLINGO!

Bedanya TOEFL ITP vs IBT

3. Sesuaikan dengan kebutuhanmu

Apapun versi tes yang kalian pilih, perlu diketahui bahwa TOEFL ITP dan iBT termasuk dalam tes resmi yang diakui oleh institusi atau lembaga. Kedua tes tersebut dibuat oleh ETS.

Walau begitu, kalian harus menyesuaikan sesuai kebutuhan kalian. Sebab pada TOEFL ITP dapat digunakan terbatas pada kebutuhan internal institusi. Namun jarang bisa digunakan untuk daftar admission beasiswa atau kuliah.

TOEFL ITP ini masih bisa digunakan untuk mendaftar ke lembaga penyedia beasiswa, biasanya pihak ke-3 seperti beasiswa LPDP, Beasiswa AAS (Australia), beasiswa Fulbright (Amerika) dan beberapa lainnya. Jadi kamu harus mengetahui informasi detail syarat sertifikat TOEFL yang diminta penyelenggara beasiswa.

3. Harga Tes Toefl

Tentu saja TOEFL IBT yang banyak digunakan memiliki tarif harga tes lebih mahal dibandingkan TOEFL ITP. Untuk mengikuti TOEFL IBT, kamu harus mendaftar secara daring, di situs web ETS Global. Biaya tes TOEFL IBT adalah sekitar € 220€.

Walau harga tes IBT lebih mahal namun bukan berarti kamu mundur. Ubah mindset harga yang cukup mahal itu menjadi sebuah investasi untuk dirimu agar kamu bisa melangkah lebih jauh seperti mampu melanjutkan studi.

Raih Skor tinggi dengan cara ini!

Bedanya TOEFL ITP vs IBT

Apapun jenis tes yang kalian ambil, kalian tetap harus mempersiapkannya dengan maksimal. Baik TOEFL IBT atau ITP, masing-masing memiliki tantangan dan tingkat kesulitannya sendiri. Persiapan tes agar raih skor tinggi tentunya dengan belajar dan sering berlatih soal dan materi TOEFL. Apalagi jika kamu didampingi seorang tutor dalam mempersiapkan TOEFL tentu akan sangat membantumu.

Glolingo menawarkan solusi inovatif dalam membantu kamu yang ingin meraih skor tinggi dalam TOEFL. Kelas dan persiapan TOEFL yang disediakan Glolingo diambil dari pemetaan soal bertahun-tahun ETS. Disertai pembahasan soal berupa video dan audio dari senior tutor Glolingo (Leeds University, UK) yang akan terbuka di website pasca pengerjaan tes. Rekaman kelas premium 18 episodes + materi via website (non donwloadable – konten ekslusif SELAMANYA!).

Kalian juga akan mendapat Digital Certificate (CEFR + Skor deskriptif per skill included). Selain itu dapatkan kesempatan beasiswa dari Glolingo dan Potongan diskon aneka ragam dengan syarat dan ketentuan. Buruan daftar melalui https://glolingo.com/toefl/ sebelum kehilangan kesempatan berharga ini.

Bedanya TOEFL ITP vs IBT

Penulis

Devanda C.P.N

@devancpn

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *