6 Mindset yang Paling Sering Menghambat Kamu Mencapai Tujuan Hidup

Motivasi Diri

6 Mindset yang Paling Sering Menghambat Kamu Mencapai Tujuan Hidup

Semakin dewasa, tanggung jawab juga semakin besar. Sehingga banyak hal-hal yang harus dipersiapkan untuk menghadapi tantangan yang menunggu kita di masa depan. Beruntungnya, kita dibekali akal pikiran yang bisa memanfaatkan berbagai ilmu yang sangat luas untuk menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri. Tapi, ada juga lho pola pikir atau mindset yang bisa menghambat kamu mencapai tujuan hidup kamu. Kira-kira apa aja ya? Check it out!

Mindset Pesimis

Sumber: Pinterest

Pasti pernah terlintas di pikiran kita asumsi-asumsi negatif ke diri sendiri. Asumsi yang mempengaruhi kamu untuk tetap berada di zona nyaman. Sehingga kamu merasa tidak perlu untuk mencoba hal lain di luar itu. Mindset ini menghambat kamu untuk maju, karena ada banyak kesempatan yang bisa menjadi tempat untuk explore sebanyak-banyaknya. Mindset akan mempengaruhi seluruh perspektif kamu terhadap apa yang kamu percaya. Kalau kamu terus bilang nggak bisa berubah, ya kemungkinan besar kamu tidak akan pernah bisa berubah.

Menyalahkan Orang Lain

Menyambung poin sebelumnya, seseorang merasa nggak bisa berubah karena hal-hal tertentu. Misalnya, keadaan sekitar yang nggak mendukung sehingga melemparkan kesalahan pada orang lain atas hidup kita. Menyalahkan orang lain tidak menyelesaikan masalah, karena kita tidak punya kendali terhadap mereka. Tentu, tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk bisa berubah sesuai yang mereka mau. Maka dari itu, kita bisa mulai dari melakukan apa yang kita bisa dengan apa yang sudah kita punya dulu. Manfaatkanlah untuk ketemu orang-orang baru, belajar hal baru, dan skill baru. Kalau kamu masih bingung skills apa aja yang perlu kamu latih, baca artikelnya di sini.

Merasa Takut

Takut adalah emosi alamiah manusia yang normal. Rasa takut justru dibutuhkan karena dapat melindungi kita dari situasi yang mengancam atau berbahaya. Yang perlu kamu ingat, sebenarnya gak semua rasa takut itu bisa berakibat fatal lho. Seperti di era modern ini, orang-orang cenderung lebih takut pada ketidakpastian, penghakiman orang lain, perubahan baru dan kegagalan. Itu semua familiar dan sering dialami semua orang bukan? Nah, mindset ini bisa menghambat kamu untuk memulai sesuatu, jadi jangan biarkan rasa takut itu mengontrol hidup kamu!

Membatasi Diri

Ah, aku gak bisa menulis. Aku gak bisa deh kalau soal matematika. Dan masih banyak lagi. Dengan mengatakan kalimat itu, tandanya kamu membatasi kemampuanmu. Memiliki batasan diri memang penting, tapi bukan berarti itu bisa jadi alasan kamu untuk nggak berkembang. Menurut Prem Rawat dalam bukunya berjudul Membelah Anak Panah, beliau bercerita tentang bagaimana sebuah bakat dapat diasah selama kita menekuninya. Jadi selama ada kemauan dan tekad yang bulat, kita bisa melakukan apapun!

Nah, kamu bisa coba merubah perspektif dengan mengganti aku nggak bisa menjadi aku lebih suka/aku nggak mau. Pertama, yakinkan diri kamu apa memang kamu nggak bisa atau kamu nggak mau? Atau kamu lebih suka melakukan yang lain? Seperti saat kamu bilang aku gak bisa bangun pagi, padahal sebenarnya kamu lebih suka bangun agak siang. Tidak ada salahnya jika kamu memang nggak mau karena itu pilihanmu dalam membatasi diri. Tapi jika kamu bilang nggak bisa, tandanya kamu menutup kemungkinan untuk berubah.

Kurang Percaya Diri

Sumber: psychom.net

Pernah gak saat kamu udah yakin untuk melakukan sesuatu, ada saja yang menahan kamu untuk mewujudkannya? Padahal teman-teman dan keluarga kamu sudah mendukung dengan sepenuh hati. Salah satu alasan utama yang sering dialami semua orang adalah kurangnya percaya diri. Ini disebabkan oleh terlalu memikirkan pendapat orang lain, dan merasa kemampuanmu tidak cukup baik untuk ditunjukkan. Dengan merasa nggak pede bisa menghalangi kamu menggali potensi yang lebih besar, seperti cerita mahasiswi sastra yang bisa kamu baca di sini.

Tips untuk lebih percaya diri adalah fokus sama tujuan kamu dari awal. Melatih pikiran dengan meditasi dan afirmasi positif juga sangat membantu. Coba bayangkan jika kamu lebih percaya diri, kira-kira apa saja yang bisa kamu capai untuk merubah hidupmu?

Membandingkan-bandingkan Diri Sendiri

Kalau yang satu ini jelas banget ya Glos. Nggak akan ada habisnya melihat rumput tetangga yang lebih hijau. Hal ini bisa jadi motivasi asal tidak berlebihan. Gak cuma itu, membandingkan diri dengan orang lain juga termasuk menghakimi hidup seseorang. Karena kita hanya tau beberapa bagiannya saja yang diperlihatkan. Kita tidak pernah tahu apa yang ada di belakang layar. Semakin kamu membandingkan diri kamu dengan orang lain, perkembangan diri kamu akan terhambat karena terlalu sibuk membandingkan. Seakan-akan hidup untuk berkompetisi, padahal masing-masing orang memiliki waktunya sendiri.

Setelah kamu sudah tahu 6 mindset tadi, bisa disimpulkan bahwa mereka ternyata saling berkaitan satu sama lain. Bagaimana dengan kalian? Mindset apa yang masih menghambat kamu untuk maju? Kamu boleh share ceritamu di kolom komentar ya!


Ditulis oleh Winona Hanantian
Junior Translator Intern di Glolingo.

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare
Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping